Cara Membesarkan Penis Dengan Daun Bungkus

RoomPria

Cara Membesarkan Penis Dengan Daun Bungkus ini merupakan cara alami dan tentunya tidak berbahaya bagi penis anda. Walaupun banyak sekali cara yang digunakan untuk memperbesar dan memperpanjang alat vital pria atau penis, tapi cara alami atau tradisional justru dipilih bagi mereka yang benar-benar menginginkan perubahan pada size atau ukuran.

Alamat dan Nomer Telepon Subandi TrenggalekTerkadang orang memilih untuk pergi ke tempat spesialis alat vital untuk memperbesar dan memperpanjang penis. Spesialis tersebut biasanya menggunakan metode pemijatan dan ramuan tradisional. Nah daripada anda repot mencari dimana tempat spesialis permak penis tersebut tidak ada salahnya untuk mencoba tehnik ini yaitu Cara Membesarkan Penis Dengan Daun Bungkus :

Secara umum, untuk ras mongoloid yang bermukim di Asia, ukuran penis sekitar 10 cm pada saat ereksi sebenarnya tergolong normal. Namun jika dibandingkan dengan ras lainnya, ukuran rata-rata ini relatif kecil. Bagi orang-orang yang sering menonton video porno dengan artis Barat dan Afrika, ukuran penis jumbo sering ditampilkan.

Inilah yang kemudian memunculkan kesan bahwa penis yang lebih besar memiliki nilai lebih.  Pada akhirnya, keinginan untuk memperbesar penis pun muncul. Dari tanah Papua misalnya, Daun Bungkus sering disebut sebagai solusi mantap dalam pembesaran penis.

Cara Memperbesar Penis Dengan Daun Bungkus sebenarnya cukup mudah. Anda bisa membeli daun bungkus yang telah ditumbuk dan ditambah air dalam kemasan botol. Biasanya botol ini tidak di isi penuh. Jika dibeli langsung ke pembuatnya, biasanya harganya sekitar Rp 20-30 ribu per botol ukuran 10 cm.

Pelajari bagaimana metode yang tepat untuk membesarkan alat vital pria secara permanen tanpa obat dan tanpa alat. Ribuan pria telah terdaftar menjadi Premium Member.


Sebagai langkah awal, ambil dari botol sekitar seujung sendok teh. Lalu taruh di atas selembar tisu. Dengan tisu yang ada daun bungkusnya tadi kemudian dibalutkan  pada bagian atas batang penis atau juga bisa pada ujungnya saja. Saat terasa hangat, tisu bisa diangkat dan penis lalu diurut untuk meratakan.

Biasanya hanya butuh 3 sampai 5 menit untuk daun bungkus bereaksi. Yang penting, jangan sampai terlalu lama membalutkan daun bungkus. Jika terlalu lama, penis bisa bengkak dan melepuh.  Jika sudah terlanjur membengkak, kulit bisa kembali normal sampai 2 minggu kemudian.

Untuk pemakaian awal, 2 hari sekali sudah cukup.  Ini dimaksudkan agar kulit tetap normal. Untuk hasil yang permanen, setidaknya butuh waktu dan ketekunan. Jika ukuran penis sudah relatif permanen, ada baiknya mengurangi penggunaan daun bungkus menjadi 1 kali  untuk 1 -2 bulan.

Pendapat Kalangan Medis mengenai Cara Membesarkan Penis Dengan Daun Bungkus ini :

Secara medis, sayangnya khasiat daun bungkus belum teruji. Ketua Umum Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia, dr Hardhi Pranata, misalnya tidak bisa mengkonfirmasi masalah ini. Begitu juga peneliti herbal buah merah, drs I Made Budi MSi, menyatakan belum pernah meneliti khasiat daun bungkus.

Meskipun demikian, I Made Budi memperingatkan siapapun yang bermaksud menggunakan daun bungkus untuk memperbesar penis agar berhati-hati. Klaim yang justru paling menakutkan justru datang dari seksolog Dr Boyke Dian Nugroho.  Menurutnya, salah penggunaan dari terapi daun bungkus  bisa mengakibatkan penis menjadi rusak dan tidak bisa dipakai lagi.

Dari pendapat-pendapat ini, setidaknya siapapun yang hendak menggunakan daun bungkus untuk memperbesar penis harus benar-benar paham cara penggunaan dan resiko yang mungkin muncul. Dengan demikian upaya memperbesar penis ini tidak akan berakhir menjadi masalah baru dalam kualitas hubungan seksual.

Masih banyak sekali metode atau tehnik yang lain untuk memperbesar dan memperpanjang alat vital pria atau penis. Tetap berkunjung ke blog Daftar Tempat Pijat ini untuk mendapatkan informasi tersebut. Anda sekarang berada di halaman Cara Membesarkan Penis Dengan Daun Bungkus

RoomPria

Related Post to Cara Membesarkan Penis Dengan Daun Bungkus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *